Mahasiswa Unhas Buat Buku dengan Judul Asa di Selimut Duka

KATACARA, MAKASSAR– Asa di Selimut Duka merupakan sebuah buku yag ditulis oleh salah satu anggota UKM Keilmuan dan Penalaran Ilmiah (KPI) Universitas Hasanuddin, Abdul Masli.

Sosok yang akrab dengan sapaan Masli tersebut merupakan penggiat literasi yang aktif menulis di media sosial.

Melalui buku Asa di Selimut Duka, Masli merangkum sekumpulan penghayatan yang lahir di tengah kondisi bumi yang sedang dirundung masalah, bumi yang sedang memulihkan dirinya. “Asa” diartikan sebagai harapan yang semoga selalu baik. Harapan yang berbuah alasan untuk senantiasa bergerak. Sedangkan “Selimut Duka”
menggambarkan keadaan saat cerita ini dituliskan. Asa di Selimut Duka mengandung makna selalu ada
kebaikan dalam setiap peristiwa pahit yang terjadi; manusia
semestinya bisa bersabar, mengambil makna dan bangkit
untuk mengupayakan perubahan. Kisah-kisah dalam buku tersebut disadur dari pengalaman penulis ketika menjadi relawan, bertualang, dan memaknai diri selama menetap di kampung halamannya selama pandemi Covid-19.

Masli mengatakan sebelumnya ia telah menulis buku ini sejak awal tahun 2020. Tetapi, disusun menjadi naskah buku mulai Maret 2021.

Dalam proses penulisan, Masli tidak menghadapi kendala yang berarti dan prosesnya cenderung berjalan lancar. Menariknya, banyak milenials yang tertarik untuk membaca buku tersebut.

“Tujuan menuliskannya menjadi buku adalah menjadi bagian dari kerja-kerja mendokumentasikan sebagai bagian dari proses saya belajar menulis. Dengan terbitnya buku ini bisa sekalian menjadi bahan untuk saya memasyarakatkan literasi”, ucap mahasiswa kelahiran Manyamba, 7 Oktober 1996 ini.

Masli berdoa semoga setelah seseorang membaca buku Asa di Selimut Duka, ia bisa melihat setiap yang terjadi dengan banyak perspektif dan menarik pembelajaran di baliknya.

Biodata
Nama Lengkap : Abdul Masli
Kelahiran : Manyamba, 7 Oktober 1996
Jurusan di kampus : Antropologi
Nama ayah dan ibu : Sule dan Alm. Hamasia
Prestasi yang diraih : Penulis buku “Asa di Selimut Duka”

Tinggalkan Balasan