Beasiswa Bidikmisi Dihapus, Kok Bisa?

KACARANEWS.COM, JAKARTA- Dalam upaya meningkatkan akses siswa dari keluarga tidak mampu untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi, pada tahun 2020 mendatang, pemerintah pusat akan menggulirkan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.

Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir menyebut bahwa beasiswa bidikmisi akan segera dihapus dan digantikan dengan KIP Kuliah ini.

Menurut pemapaannya, KIP Kuliah ini merupakan perluasan dari beasiswa bidikmisi. Pada awalnya pemerintah menggelontorkan anggaran sekitar Rp4,8 triliun untuk program beasiswa bidik misi kepada calon mahasiswa di dalam negeri.

Anggaran itu diberikan untuk membiayai kebutuhan pendidikan perguruan tinggi bagi 360 ribu mahasiswa.

Sedangkan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2020 untuk program KIP Kuliah ini akan dianggarkan sebesar Rp12,4 triliun. Penambahan anggaran itu diperkirakan cukup membiayai kebutuhan dana pendidikan bagi 420 ribu mahasiswa.

Di lain sisi, KIP Kuliah ini tidak hanya menghapuskan Bidikmisi. Bantuan Biaya Pendidikan Peningkatan Prestasi Akademik (BPP-PPA) dan Beasiswa Affirmasi Pendidikan (ADik) Papua juga akan dihilangkan. Hal tersebut dikarenakan KIP Kuliah sudah dianggap sebagai penggabungan dari beasiswa tersebut.

Adapun untuk sistemnya, Menristekdikti menyebut penerima Kartu Indonesia Pintar di jenjang pendidikan dasar dan menengah (dikdasmen), secara otomatis akan mendapatkan KIP Kuliah, jika sudah dinyatakan lulus oleh perguruan tinggi tujuan baik di PTN maupun di PTS, baru akan dibiayai oleh pemerintah.

49 tanggapan pada “Beasiswa Bidikmisi Dihapus, Kok Bisa?”

  1. LOS ANGELES A Walnut man was sentenced today to 100 months in federal prison for illegally importing from China and selling 11 million worth of pharmaceutical-grade erectile dysfunction drugs that were falsely marketed as herbal remedies for men, some of whom suffered permanent injuries after consuming them cialis without prescription

  2. Many of the second generation antihistamines for example astemizole, ebastine, loratadine, and terfenadine undergo extensive first pass metabolism to pharmacologically active metabolites; as a common feature, the reaction is primarily supported by CYP3A4 cheap stromectol

  3. Sıcak porno Web sitesini açarak, sadece kızların ahlaksız şakalarını değil, aynı zamanda samimiyet sürecinde diğer gerçek fırsatları da görebilirsiniz.
    Amatör Türk seks sitesini bir kez ziyaret ettikten sonra, buraya bir kereden fazla
    geri dönmek isteyeceksiniz! Bu senin türk amatör liseli sex fantezin ve bugün.

  4. Karas RH, Schulten H, Pare G, Aronovitz MJ, Ohlsson C, Gustafsson JA, Mendelsohn ME what does tamoxifen do Light responses were not fully eliminated in these rods; this is likely because of residual activation of homomeric channels composed of CNGA1 see Discussion

  5. In addition, some third generation agents are effective against Pseudomonas, whereas second generation agents are not cialis 20mg With inadequate treatment, periorbital cellulitis can lead to complications such as orbital cellulitis, subperiosteal abscess, orbital abscess, or cavernous sinus thrombosis, as seen in the Chandler classification of orbital complications

Tinggalkan Balasan