Ini Pengembangan Prodi Baru di Unhas

KATACARA, MAKASSAR– Sebagai Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH), Universitas Hasanuddin memiliki fleksibilitas secara otonomi dalam menyelenggarakan tridarma perguruan tinggi. Hal ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2015 tentang Statuta Unhas, dimana pada pasal 7 ayat 2 menyebutkan bahwa Unhas dapat membuka, mengubah atau menutup program studi berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Mengacu pada hal tersebut memungkinkan Unhas untuk membuka program studi baru yang dibutuhkan dan sesuai dengan perkembangan dunia pendidikan saat ini. Kewenangan ini untuk jaminan kualitas atas proses pembelajaran yang berlangsung baik dan memiliki reputasi unggul.

Direktur Komunikasi Unhas, Ir. Suharman Hamzah, Ph.D., menjelaskan meskipun diberikan keleluasaan, tidak berarti Unhas dengan mudah membuka prodi baru. Ada proses berjenjang yang dilalui, dengan melibatkan unsur sivitas akademika mulai dari tingkat fakultas, Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pendidikan (LPMPP), hingga persetujuan Senat Akademik dan Majelis Wali Amanah.

Dengan kata lain, meskipun keleluasaan tersebut diberikan, namun Unhas menerapkan prinsip tata kelola akademik yang baik. Tujuannya adalah untuk memastikan agar pembukaan program studi sesuai dengan kebijakan pengembangan akademik untuk mewujudkan sumber daya unggul.

“Sepanjang tahun 2020, Unhas telah membuka 22 program studi baru dan 2 departemen baru, baik pada jenjang sarjana, magister, doktor, spesialis maupun vokasi,” jelas Suharman.

Selain pembukaan prodi baru, pada tahun 2020 Unhas juga mulai mengadopsi pembukaan Program Studi Diluar Kampus Utama (PSDKU), sebagaimana diatur melalui Peraturan Menteri Ristek Dikti Nomor 1 Tahun 2017.

Unhas membuka Program Pendidikan Vokasi/D4 di Kabupaten Sidrap, yang telah menerima mahasiswa baru angkatan pertama. Terdapat dua program studi yang telah menerima mahasiswa baru pada tahun akademik 2020/2021, yaitu Prodi D4 Teknologi Produksi Ternak, dan Prodi D4 Teknologi Produksi Tanaman Pangan. Pembukaan kedua prodi ini disesuaikan dengan kebutuhan daerah, untuk mempersiapkan sumber daya manusia berkompeten dalam bidang peternakan dan pertanian.

“Pembukaan PSDKU akan dikembangkan juga pada daerah lain. Tahun 2020 ini, Unhas telah menyepakati kerja sama dengan Pemkab Barru, Pemkab Pinrang, dan Pemkab Soppeng. Pembukaan Kampus Unhas pada daerah tersebut melalui skema PSDKU akan menyesuaikan dengan kebutuhan daerah,” tambah Suharman.

Rincian Program Studi Baru Tahun 2020

  1. Jenjang Strata Tiga (Doktoral)
  • Sastra Indonesia
  • Fisika
  • Manajemen
  • Studi Pembangunan
  • Ilmu Politik.
  1. Jenjang Strata Dua (Magister)
  • Kedokteran Gigi
  • Keselamatan dan Kesehatan Kerja
  • Teknik Pertambangan
  • Ilmu Politik
  1. Jenjang Strata Satu (Sarjana)
  • Rekayasa Kehutanan
  • Ilmu Tanah
  • Konservasi Hutan
  • Proteksi Tanaman
  • Teknologi Hasil Perikanan
  1. Jenjang Diploma (Vokasi)
  • Teknologi Produksi Ternak
  • Teknologi Produksi Tanaman Pangan.
  1. Program Spesialis-1
  • Ortodonsia
  • Ilmu Kedokteran Gigi Anak
  • Ilmu Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi
  1. Program Spesialis-2
  • Anastesiologi dan Terapi Intensif
  • Ilmu bedah
  • Ilmu penyakit dalam.
  1. Departemen Baru
  • Farmasi
  • Farmasi Sains dan Teknologi.

Jumlah Prodi Baru Berdasarkan Fakultas

Fakultas Kedokteran : 4 prodi
Fakultas Pertanian : 3 prodi
Fakultas Kedokteran Gigi : 3 prodi
Fakultas Kehutanan: 2 prodi
Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan : 2 prodi
Fakultas Farmasi: 2 prodi
Fakultas Teknik : 1 prodi
Fakultas Kesehatan Masyarakat: 1 prodi
FISIP : 1 prodi
Fakultas Ilmu Budaya : 1 prodi
Fakultas Ekonomi dan Bisnis : 1 prodi
FMIPA : 1 prodi
Fakultas Peternakan : 1 prodi
Sekolah Pascasarjana : 1 prodi

Tinggalkan Balasan