Katacara, Jakarta– Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan pada kuliah kebangsaan Universitas Hasanuddin.
Kegiatan yang mengusung tema “Polri – Prediktif, Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan (Presisi) dalam Menjamin Stabilitas Sosial dan Penegakan Hukum Menuju Indonesia Emas 2045” berlangsung Jumat, (20/10) di Hotel and Convention, Kampus Unhas Tamalanrea.
Hadir dalam kegiatan Rektor Unhas Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., beserta jajaran pimpinan lingkup Unhas, PJ Gubernur Sulsel, Kapolda Sulsel, Pangdam XIV Hasanuddin dan mahasiswa Unhas dari berbagai jurusan.
- Enam Srikandi Universitas Pertamina Kawal Transisi Energi dari Hulu ke Hilir
- Pakar UPER Peringatkan Bahaya Gas Metana di Balik Krisis TPA Indonesia
- Peneliti UPER Ungkap Rapuhnya Ketahanan Ekonomi Warga Pesisir
- Tak Hanya Kesiapan Finansial dan Teknologi, Peneliti UPER Ungkap Pelibatan Publik Jadi Kunci Keberhasilan Proyek Energi
- Menakar Implikasi Konflik Timur Tengah: Pakar UPER Soroti Pergeseran Geopolitik Global dan Mitigasi Bagi Indonesia
Dalam kesempatan tersebut, Prof. JJ menyampaikan ucapan selamat datang kepada Kapolri dan jajarannya di Unhas. Dirinya banyak memberikan gambaran tentang Unhas dalam berbagai bidang. Prof JJ mengharapkan gagasan yang disampaikan oleh Listyo memberikan dampak besar bagi sivitas akademika.
Pada kesempatan tersebut, Listyo menyampaikan kebanggaannya dapat memberi kuliah di Universitas terbaik di Indonesia Timur. Menurutnya, banyak tokoh-tokoh hebat lahir dari Unhas. Listyo mengatakan keberagaman perbedaan yang dimiliki merupakan kekayaan Indonesia. Hal ini tentunya harus dijaga dengan rasa persatuan dan kesatuan.
“Saya harap sivitas akademik Unhas juga dapat berkontribusi menyebarkan pesan bahwa perbedaan pandangan politik dan perbedaan gagasan boleh saja ada tetapi persatuan dan kesatuan harus dijaga,” jelas Listyo.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar hingga pukul 16.00 Wita.
